Doa Ziarah Kubur

Di Aceh, kuburan umum terletak di dekat masjid, pasar atau jalan-jalan utama yang sering dilalui masyarakat, hal ini tidak lain karena masyarakat Aceh, yang mengikuti para ulama, mengamalkan salah satu sunnah yang akhir-akhir ini mulai pudar, yaitu menyalami dan mendoakan ahli kubur.

Seiring pertumbuhan jumlah penduduk, dan meningkatnya harga jual tanah, pekuburan umum mulai pindah ke wilayah yang lebih terpencil, jauh dari pemukiman penduduk, dan kadang terkesan angker dan horor. Tidak jarang juga terjadi, tanah perkuburan keluarga yang beralih fungsi menjadi komplek perumahan, kuburan lama ada yang dipindah, ada juga yang diratakan begitu saja, naudzubillah.

Fenomena ini terjadi bukan karena alasan di atas saja, lebih jauh dan lebih mendasar dikarenakan pemahaman dan wawasan keagamaan masyarakat yang semakin dangkal. Masyarakat modern lebih sibuk dibandingkan masyarakat tradisional, waktu yang seyogyanya untuk belajar agama, tersita untuk hobi dan kebiasaan baru yang berkaitan dengan internet dan gadget, baik di kota maupun di desa.

Kembali kepada sunnah menyalami dan mendoakan ahli kubur, dalam satu riwayat Rasulullah SAW mengajarkan kepada Siti Aisyah doa yang diucapkan bila berziarah ke kubur kaum muslimin.

السَّلاَمُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَلاَحِقُونَ

Artinya lebih kurang : Salam (kesejahteraan) bagi kalian wahai para ahli kubur dari golongan muslim dan mukmin. Semoga Allah merahmati orang-orang yang terdahulu ataupun yang datang (ajalnya) pada akhir. Dan sesungguhnya kami akan bertemu dengan kalian (suatu saat nanti). (HR. Muslim)

Dalam riwayat yang lain, redaksi doanya sebagai berikut :

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اَللهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ نَسْأَلُ اَللهُ لَنَا وَلَكُمْ الْعَافِيَةَ

Artinya lebih kurang : Semoga keselamatan terlimpahkan kepada kalian wahai kaum mukminin dan muslimin. Sesungguhnya kami akan menyusul kalian, insya Allah. Kami meminta Allah untuk kami dan kalian agar diberi keselamatan. (HR. Ibnu Majah)

Ahli diyar maksudnya ahli kubur, namun juga tersirat makna lain bahwa rumah kaum muslimin dan muslimat yang sejati adalah kuburannya, karena rumah yang sekarang hanya sementara saja.

Doa-doa di atas bisa dibaca di jalan ketika melewati pekuburan, atau di gerbang kuburan. Bila menziarhi kuburan tertentu, sebaiknya salam dibaca dengan menyebutkan nama ahli kubur, baik kerabat, keluarga, saudara maupun kenalan. Karena Rasulullah bersabda bahwa orang mati bisa mendengar, menjawab dan mengenal orang yang menziarahinya.

Khusus untuk ziarah ke makam para wali, para ulama dan shalihin menyebutkan gelar-gelar dan keutaman mereka seperti Ya Waliyullah, Ya Shahibut Tariqat, Ya Rahimahumullah dan sebagainya.

Diantara satu bentuk ungkapan salam dan pujian yang sering digunakan adalah gubahan dari Habib Abdullah bin Husein bin Thahir sebagai berikut :

سَلاَمُ اللهِ يـَا سَـادَةْ  #  مِنَ الرَّحْمنِ يَغْـْشَا كُم

Wahai para pemimpin, salam sejahtera bagi mu dari Allah Yang Maha Penyayang

عِبَـا دَاللهِ جِـئْناَكُمْ   #  قَـصَدْنَا كُمْ طَلَبْنَا كُمْ

Wahai hamba Allah, kami datang mengunjungi mu, mengharap berkah mu

تُـعِيـْنُوْنَا تـُغِيْثُوْنَا  #  بـهِمَّتِكُمْ وَجَدْوَاكُمْ

Dengan kedermawanan dan keutamaan yang telah engkau peroleh, tolong dan

bantulah kami

فَاَحْبُـوْنَا وَأَعْـطُوْنَا  #  عَـطَاَيكُمْ هَـدَايَـاكُمْ

Berilah kami anugrah dan hadiah, dari khazanah pemberian Allah kepada mu

فَـلاَ خَيّـَبْتُـمُوْ ظَنِّي  #  فَحَاشَـكُمْ وَحَاشَاكُمْ

Jangan abaikan harapan kami, kami yakin dengan kedermawanan mu

سَعِدْنَا إذْ اَتَيْنَاكُمْ  #  وَفُزْنَا حِيْنَ زَرْنَاكُمْ

Kami merasa bahagia bila mendatangi mu, merasa beruntung dapat menziarahi mu

فَـقـُوْمُوْا وَاشْفَعُوْا فِيْنَا  #  إلـَى الرَّحْمنِ مَـوْلاَكُمْ

Sambutlah kami, tuntun kami mendekat kepada Allah Yang Maha Penyayang

عَسَى نُحْظَى عَسَى نُعْطَى #  مَـزَايـامِنْ مَزَايـَاكُمْ

Semoga Allah menganugrahi kami, keutaman seperti keutamaan mu

عَسَى نَظْرةْ عَسَى رَحْمَةْ  #  تَـغْشَـانَاوَتـَغْشَاكُمْ

Semoga perhatian Allah dan rahmat Nya, selalu menyelimuti mu dan pecintamu

سَـلاَمُ اللهِ حَيـَاكُـم   #  وَعـَيْنُ اللهِ تـَرْعَا كُمْ

Rahmat Allah dan kasih saying Nya selalu menaungi mu

وَصـَلَّى اللهُ مـَوْلاَنـاَ   #  وَسلَّمْ مَا اَ تَـيْنـا كُمْ

Selawat dan salam senantiasa tercurah, sejak kami mengunjungi mu

عَلَى الْمُحـْتَارِشَـافِعُنَا  #   وَمُـنْقـِذُنـَا وَإِيَّا كُم

Kepada Nabi Muhammad SAW, penolong dan penyelamat kita semua.

Demikian, semoga bermanfaat di dunia dan akhirat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.