Tausiah Al habib Abdul Haris bin Sholeh Alaydrus pada tanggal 23 desember 2020.

Barang siapa mencintai Allah, maka wajib mengikuti Rasulullah SAW. Mengikuti rasulullah, dengan mencintainya dan mengikuti sunnah2 nya.

Salah satu keutamaan Rasulullah SAW adalah akhlak yang baik dan agung, yang merupakan buah dari keimanan Rasulullah kepada Allah.

Nabi SAW bersabda, barang siapa beriman kepada Allah dan Rasulullah : tidak menyakiti tetangganya, memiliakan tamunya, berbicara yang baik atau diam.

Ilmu yang diperoleh, buahnya juga akhlak yang baik.

Berakhlak baik, khususnya kepada keluarga. Sabda Rasulullah : sebaik baik kamu yang baik keluarganya.

Tujuan akhir dari sebuah keluarga adalah bersama-sama masuk dalam surga Allah.

Nabi bersabda : tolong aku dengan memperhatikan orang-orang lemah diantara kalian.

Disebutkan bahwa kita ditolong dan dimudahkan rizki kita karena adanya orang-orang lemah diantara kita, yang Allah titipkan rezekinya melalui kita.

Demikian diantara akhlak Rasulullah SAW. Dengan kasih sayang dan silaturrahmi akan mempermudah rezki.

Dinilai tidak beriman bila kita makan enak sementara tetangga kita kelaparan.

Sekurang-kurangnya, kita bersedekah dengan senyum, wajah yang berseri dan berdoa secara rahasia untuk kebaikan keluarga, saudara, tetangga dan seluruh umat Islam.

Kita masuk surga bukan karena banyaknya ibadah, melainkan karena adanya kasih sayang Allah SWT.

Orang yang penyanyang, disayangi oleh Allah.

Jangan putus asa terhadap siatuasi, khususnya anggota keluarga, berdoalah kepada Allah SWT.

Doa adalah senjata mukmin, doa adalah inti ibadah.

Orang yang kurang yakin bila terus menerus berdoa akan yakin. Yakin adalah salah satu bentuk iman dan takwa.

Akhir zaman banyak dan pembunuhan, kenapa? Karena jauh dari akhlaknya Rasulullah SAW.

Haram membunuh orang Islam.

Kita perlu mencontoh ahlu yaman, saling tolong menolong, saling menerima satu sama lain. Saling sabar.

Memegang agama harus sabar, mencintai Rasulullah harus sabar. Juga mudah memaafkan demi persatuan.

Ukhuran akhlak kita, prioritasnya pada manusia, kepada makhluk lainnya juga perlu berakhlak.

Apapun yang kita lakukan, ukurannya adalah ridha Allah dan Rasulullah.

Siapkah kita dengan persoalan kita di akhirat?
Urusan dunia hanya sebentar, di akhirat sangat panjang waktunya.

Maka tegakkan lailaha illallah dengan akhlaknya Rasulullah SAW.

Pohon kasih sayang, akarnya di surga.
Pohon bakhil aka ya di neraka.

Terima kasih dan semoga berkah dan bermanfaat .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.