Pasca Ziarah Kubra, Panitia Haul Evaluasi dan Konsolidasi

Ahad (4/8) malam, Panitia Ziarah dan Haul Syiah Kuala melakukan evaluasi pelaksanaan ziarah kubra yang telah lalu. Kegiatan dihadiri hampir seluruh panitia, bertempat di Balai Majlis An Nur di Lamjabat Banda Aceh.

Rapat evaluasi dimulai setelah shalat isya berjamaah dan khataman Al Quran yang telah menjadi amaliah rutin majelis setiap 2 pekan melaksanakan khataman Al Quran 30 juz dan doa khatmil Qur’an bersama.

Disebut rapat evaluasi karena kegiatan ini murni evaluasi dan tidak ada agenda pembubaran panitia. Panitia ziarah dan haul akan tetap berlanjut, karena masih banyak ulama dan aulia yang akan diadakan haul dan ziarahnya.

Menurut Habib Haris, kepanitiaan ini merupakan amanah, sekaligus anugrah yang patut disyukuri. Insya Allah kepanitiaan ini berlangsung seumur hidup, karena amaliah kita hanya terhenti ketika kita wafat. Semua personalia tetap pada posisi dan tugasnya masing-masing, sambil mengkader anggota majelis yang baru bergabung.

Untuk penyelenggaraan Haul Syiah Kuala kali ini dinilai sukses dan berhasil. Kerja dan khidmah panitia patut diapresiasi. Kedepannya, diharapkan tim dokumentasi dan media bisa lebih maksimal lagi, sehingga pesan dan informasi dapat menjangkau lebih banyak ummat. Disamping itu, pemanfaatan media dan teknologi juga merupakan wujud syukur kita kepada nikmat Allah SWT.

Poin lain yang menjadi perhatian adalah adanya kelebihan dana sumbangan, khusuanya dari donatur. Kelebihan ini karena ada efisiensi di penyelenggaraan kegiatan, karena banyak juga sumbangan dalam bentuk non uang, seperti barang dan pinjaman perlengkapan.

Namun, Habib menilai sumbangan ini harus dapat dimaksimalkan kepada kegiatan lain yang terkait dengan Haul dan Ziarah, karena setiap donatur berharap pahala dan berkah dari sumbangannya, maka jangan sampai ada sumbangan yang tidak terpakai.

Kelebihan sumbangan ini disepakati untuk melengkapi kekurangan perlengkapan majlis, sekaligus mengganti atau memperbaiki perlengkapan sebelumnya yang rusak.

Setelah semua hal dievaluasi, kegiatan diakhiri dengan doa dan makan malam bersama. Kali ini makan malam juga merupakan sumbangan dari salah seorang hamba Allah, bukan dari efisiensi anggaran haul yang kemarin.

Jazakumullah khairan katsira, amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.