Haul Syiah Kuala, Panitia Bagikan Buku Saku Ziarah

Haul Syiah Kuala, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 22 Syawal, bertepatan dengan tanggal wafatnya beliau, atau pada hari libur yang berdekatan. Namun kali ini memang agak terlambat karena berbagai pertimbangan, sehingga baru dilaksanakan pada 27 Dzulka’dah 1440 H, atau bertepatan dengan 28 Juli 2019, ahad malam.

Jika dikonversikan antara penanggalan Hijriah dan Masehi, kira-kira beliau meninggal pada Jum’at, 22 Syawal 1104 H, atau 26 Juni 1693 M. Artinya, beliau sudah meninggal 336 tahun yang lalu menurut penanggalan hijriah, atau 326 tahun yang lalu menurut penanggalan masehi.

Sebagai salah satu buah tangan bagi para peziarah, panitia menyiapkan buku saku berisi dalil-dalil ringkas tentang ziarah kubur, yang dimaksudkan sebagai bahan dakwah, baik bagi peziarah sendiri yang sudah yakin dengan amalannya, maupun bagi sebagian muslimin lainnya yang ragu, apakah amalan ziarah ini memiliki sandaran dalil atau tidak.

Buku saku ini dibagikan kepada para peziarah begitu mereka measuki area berlangsungnya kegiatan haul. Panitia bagian penerimaan tamu dengan sigap mengarahkan para peziarah ke tempat-tempat yang telah dipersiapkan sebelumnya, sekaligus membagikan buku saku ziarah tersebut.

Dibandingkan dengan penyelenggaraan ziarah dan haul di tempat-tempat lainnya, seperti di Jakarta dan Solo, apa yang dipersiapkan oleh panitia Ziarah Kubra Aceh kali ini memang masih kecil. Namun tersimpan harapan besar untuk dapat memberikan sesuatu yang lebih baik dan lebih bermanfaat di kegiatan-kegiatan mendatang.

Panitia juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mensuksesnya kegiatan Ziarah kali ini, khusunya kepada donator, relawan, pengurus makam dan masyarakat sekitar komplek Makam Syiah Kula.

File salinan buku saku ini juga bisa di download di situs ini : link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.